Recent Blog post



1000 macam manfaat - Kami akan mencoba memberikan ulasan tentang manfaat bunga mawar untuk kecantikan dan kesehatan anda. Salah satu kegunaan yang paling utama adalah untuk keindahan anda, orang-orang Romawi kuno dan Yunani menggunakan kelopak mawar untuk parfum mandi mereka. Mereka sangat menghargai mawar dan juga menghiasi lantai ruang perjamuan mereka dengan kelopak mawar. Banyak manfaat bunga mawar setelah mengalami penyulingan, untuk bahan kosmetik, obat-obatan dan perawatan terapi. Kelopak mawar adalah pokok dalam pengobatan Ayurvedic untuk detoksifikasi dan menenangkan pikiran dan tubuh. Banyak produk kecantikan saat ini menggunakan Rose sebagai bahan. Terdaftar sebagai air mawar, mawar distilat, minyak esensial mawar, minyak biji rosehip, bunga yang indah dan wangi ini membantu untuk mengisi dan mempercantik kulit, rambut, kuku dan seluruh tubuh.

Mawar Yang Bermanfaat

Senin, 05 Februari 2018
1


ANEKA OLAHAN JAHE
1. Jus Jahe
Jus jahe biasanya biasanya berbentuk cair dan mudah ditakar sehingga sering digunakan dalam memasak dan memanggang kue. Sajian yang sering menggunakan jus jahe, yaitu bumbu-bumbu perendam daging, saus panggang, salad, gorengan, daging, ikan, unggas, sup, dan minuman seperti teh ataupun minuman buah.
Jus jahe bisa sebagai pengganti jahe segar ataupun jahe kering. Jus jahe dapat pula digantikan dengan jahe bubuk kering 1 sendok makan jus sama dengan 1 sendok makan jahe parut segar atau 1 sendok teh bubuk jahe.

OLAHAN JAHE YANG MENYEHATKAN



SASTRA LISAN SRANDUL
 
KATA PENGANTAR
Pertama saya berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmatnya saya dapat belajar di SMP Swasta BINTANG TIMUR Pematangsiantar. Dari awalnya masuk di sekolah ini kelas saya adalah kelas VII F, begitu juga selanjutnya di kelas VIII F. Akan tetapi pada kelas IX saya pindah  kelas ke IX B.
Pada bulan Desember diwaktu menjelang libur semester ganjil, guru bidang studi Bahasa Indonesia saya yaitu Ibu A.J.Sitinjak S.Pd memberikan tugas membuat karya tulis. Dengan senang hati saya merespon tugas tersebut. Dalam waktu senggang sehabis makan sore hari saya mendiskusikannya dengan ayah saya Pdt. Jona Simanungkalit. Setelah memahami tugas yang harus saya kerjakan semasa libur, ayah meresponnya dengan baik sebab ada kegiatan mengisi libur yang secara tidak langsung dapat mengurangi waktu senggang. Selanjutnya saya memikirkan tema apa yang akan saya kerjakan. Dan ketika kami suatu sore kami ke toko buku Lumenium saya tertarik dengan satu buku yang berjudul sastra lisan Indonesia. Oleh karena itu maka saya memutuskan untuk membuat karya tulis tentang sastra lisan.
Saya meyakini melalui karya tulis ini akan berdampak ganda sebab satu sisi saya menjadi memahami sastra lisan dan di sisi lainnya saya senangdapat mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru saya dengan harapan memperoleh nilai yang baik.

SASTRA LISAN SRANDUL

Senin, 22 Januari 2018
2

A. Seni Sastra Lisan
Seni sastra lisan di Indonesia berkembang secara turun-temurun. Kebanyakan bercirikan menggunakan bahasa yang panjang lebar, pola dan susunan teksnya baku, serta ceritanya tersusun dari beragam peristiwa yang benar-benar terjadi, dongeng khayalan atau teks keagamaan. Masing-masing pencerita mempunyai keleluasaan di dalam menampilkan tradisi lisan. Bentuk seni sastra lisan yang berkembang di Indonesia, antara lain:

Seni Sastra Lisan Di Indonesia



Sastra lisan

\Sastra lisan atau sastra rakyat adalah karya sastra dalam bentuk ujaran (lisan), tetapi sastra itu sendiri berkutat di bidang tulisan. Sastra lisan membentuk komponen budaya yang lebih mendasar, tetapi memiliki sifat-sifat sastra pada umumnya. Cendekiawan Uganda Pio Zirimu memperkenalkan kata orature untuk menghindari oksimoron, namun sastra lisan (oral literature) masih sering digunakan di lingkup akademik dan masyarakat.[butuh rujukan]
Masyarakat yang belum mengenal huruf tidak punya sastra tertulis, tetapi mungkin memiliki tradisi lisan yang kaya dan beragam—seperti epik, cerita rakyat, peribahasa, dan lagu rakyat—yang secara efektif membentuk sastra lisan. Sekalipun semuanya disatukan dan dicetak oleh para ahli cerita rakyat dan paremiografer, hasilnya masih disebut "sastra lisan".
Masyarakat yang mengenal huruf kemungkinan masih melanjutkan tradisi lisan, biasanya di dalam keluarga (seperti pengantar tidur) atau struktur sosial informal. Penyampaian legenda urban dapat dianggap sebagai contoh sastra lisan, sebagaimana lelucon dan puisi lisan, termasuk lomba puisi yang ditayangkan di Def Poetry. Puisi pertunjukan adalah genre puisi yang menggantikan bentuk tertulisnya
 

Sastra Lisan dan Pembahasannya

- Copyright © GabKalitQueen - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -