Semoga suka ya!!
Senin, 05 Februari 2018
ANEKA OLAHAN JAHE
1. Jus Jahe
Jus jahe biasanya biasanya berbentuk cair dan
mudah ditakar sehingga sering digunakan dalam memasak dan memanggang kue.
Sajian yang sering menggunakan jus jahe, yaitu bumbu-bumbu perendam daging,
saus panggang, salad, gorengan, daging, ikan, unggas, sup, dan minuman seperti
teh ataupun minuman buah.
Jus jahe bisa sebagai pengganti jahe segar ataupun jahe
kering. Jus jahe dapat pula digantikan dengan jahe bubuk kering 1 sendok makan
jus sama dengan 1 sendok makan jahe parut segar atau 1 sendok teh bubuk jahe.
2. Sirup Jahe
Sirup
jahe adalah jahe segar yang telah dimasak dalam gula dan air sehingga rasanya
manis. Sirup jahe digunakan sebagai selai, saus, dan makanan panggang. Sirup
jahe juga dapat ditambahkan pada air soda dan bahan-bahan lain untuk membuat
minuman berasa jahe.
3. Roti Jahe
Roti
jahe adalah makanan-produk manis dibumbui dengan jahe dan biasanya menggunakan
madu atau molasses (sirup) bukan hanya gula. Makanan roti jahe bervariasi,
mulai dari yang lembut, lembab roti kue untuk sesuatu yang dekat dengan biskuit
jahe. Berbagai jenis kemungkinan memiliki asal-usul yang sama.
4. Asinan Jahe
Asinan
jahe merupakan salah satu bentuk olahan jahe (segar). Jepang dan Timur Tengah
adalah pasar terbesar jahe awet ini. Untuk membuat jahe asinan ini biasanya
menggunakan jahe badak yaitu jahe yang dipanen ketika berumur 3-4 bulan hal ini
karena kandungan seratnya tidak begitu banyak dan tidak terlalu pedas.
5. Acar Jahe
Acar jahe memanfaatkan air garam dan cuka manis sedangkan
jahe yang diawetkan menggunakan gula dan garam dalam pembuatannya. Acar jahe
sering disajikan sebagai hidangan pembuka sedangkan acar jahe merah muda umum
disantap bersama sushi, yang disebut sebagai gari.
Sementara, jahe yang diawetkan umumnya digunakan sebagai
hiasan untuk daging dan ikan, sebagai bumbu untuk makanan penutup, atau permen,
bumbu sajian salad, dan sandwich.
6. Manisan Jahe
Manisan jahe adalah jahe yang telah
dicacah menjadi potongan kecil, dimasak dalam sirup jagung, kemudian dilapisi
gula. Manisan jahe yang dijual di pasaran biasanya berwarna agak emas, ada juga
manisan jahe merah. Manisan jahe merupakan bentuk yang umum digunakan untuk
daging, unggas, makanan pencuci mulut, kue seperti kue jahe, dan permen.
Manisan jahe juga ditambahkan sebagai hiasan makanan yang meleleh dan topping
manis.
7. Permen Jahe
Permen jahe adalah sebuah jenis kembang gula yang berbahan
dasar gula dan jahe. Permen jahe merupakan permen yang tergolong kuno. Permen
ini sudah tercatat di dalam buku Island of Java karya John Joseph Stockdale,
pelancong berkebangsaan Inggris, yang menyebutkan, pada tahun 1778 Belanda
mengirim sebanyak 10.000 pon (atau sekitar 5.000 kilogram) produk yang disebut
candied ginger dari Batavia ke Eropa. Makanan ini digemari di Eropa karena
menyembuhkan kembung dan flatulensi.
Sin A sebagai salah satu produsen permen jahe di Pasuruan
yang sudah lama berdiri juga menjual permen jahe dengan berane ragam pilihan
rasa seperti permen jahe
rasa mangga, permen jahe rasa jeruk, permen jahe
rasa kacang, permen jahe rasa mint, permen ting ting jahe dan
masih banyak yang lainnya.
8. Jahe Kering
Bentuk bubuk jahe kering sangat populer di Eropa dan Amerika
Serikat sebagai penyedap untuk sajian salad, permen panggang, sup, kari,
daging, dan makanan penutup, seperti roti jahe dan kue kering jahe. Jahe kering
memang cocok digunakan sebagai penyedap makanan, tetapi jenis ini tidak bisa
menggantikan penggunaan jahe segar dalam sebuah resep.
Jahe kering dapat disimpan pada suhu ruangan yang jauh dari
cahaya dan panas. Dengan cara ini, daya tahan mencapai 6-7 bulan sebelum rasa
dan aromanya mulai berkurang. Jahe kering yang masih bagus ditandai dengan
aromanya yang pedas.
9. Jahe Instan
Jahe
selain dapat digunakan untuk bumbu masakan, juga sering dikonsumsi sebagai
wedang jahe, terutama di daerah dingin untuk menghangatkan tubuh. Di daerah
bersuhu dingin, meminum wedang jahe hangat memiliki kenikmatan tersendiri.
Namun, kadang kala kita sedikit malas untuk membuat wedang jahe karena memang
sediki rumit, apalagi harus membersihkan rimpang terlebih dahulu, kemudian
dibakar, sebelum akhirnya jahe direbus. Untuk mengatasi kemalasan itu, salah satu
upaya pengolahan jahe adalah dengan membuat jahe instan. Sehingga jahe bisa
dibuat minuman dengan mudah sewaktu-waktu membutuhkan.








